Rp 42,33 Miliar untuk Sabo Dam Rua, Fondasi Retak Malah Ditambal Semen

oleh
oleh
Saluran Sabo Dam di Kelurahan Rua, Kota Ternate, dikerjakan asal-asalan oleh pihak PT Bukaka Pasir Indah dan BWS Maluku Utara. (Foto/Heru).

TERNATE – Pekerjaan pembangunan Sabo Dam di Kelurahan Rua, Kota Ternate, Maluku Utara, dinilai serampangan. Kerusakan ditemukan pada sejumlah bagian konstruksi, termasuk bolongan dan retakan di dasar saluran sepanjang ratusan meter.

Bolongan dan keretakan diduga hanya ditambal menggunakan pasta semen. metode tersebut dinilai tidak sebanding dengan fungsi konstruksi yang harus menopang dinding bangunan setinggi sekitar tiga meter.

Selain itu,Material tambalan juga disebut didominasi pasir sehingga membuat daya rekatnya dan berisiko mudah terkelupas ketika terkena tekanan air maupun arus sedimen.

Baca Juga: APH-Malut Tagih Kejagung Usut Dugaan Korupsi Dana Covid-19 Haltim  hingga Tuntas

Sejak pengerjaan berlangsung, sejumlah bagian dinding bangunan juga disebut telah mengalami keropos. Bagian yang rusak kemudian ditutup dengan lapisan plesteran semen sehingga kerusakan tidak mudah terlihat.

Masalah lain muncul pada dinding bangunan. Sejumlah titik disebut sudah keropos ketika pekerjaan berlangsung. Bagian yang rusak kemudian ditutup dengan plesteran semen.

untuk menyamarkan kondisi beton yang rusak. Rongga di dalam struktur dapat membuat beton berpori dan berpotensi mengurangi kekuatan konstruksi.

Gerakan Tanam Padi PM-AS, Bupati Haltim Dorong Penguatan Sektor Pertanian3 hari yang lalu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *