61 Persen Wilayah Indonesia Diprediksi Alami Musim Hujan Lebih Lambat

oleh
oleh

Ia mengingatkan kondisi kering masih berpotensi berlangsung, terutama pada September-Oktober. Karena itu, pemerintah daerah dan masyarakat diminta mengantisipasi risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan.

Menghadapi kondisi tersebut, Ia juga merekomendasikan sejumlah langkah antisipasi kepada pemerintah, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, serta masyarakat.

Di sektor pangan, pemerintah dan petani diminta menyesuaikan jadwal tanam serta mempertimbangkan varietas tanaman dengan siklus yang lebih pendek. Pengendalian organisme pengganggu tanaman juga perlu diperkuat.

Baca Juga: Bupati Haltim Imbau Warga Gunakan Masker dan Waspadai Karhutla

Pengelolaan air menjadi perhatian lain. Masyarakat diminta menghemat penggunaan air dan meningkatkan kapasitas penampungan air pada skala rumah tangga.

Pengelolaan waduk juga perlu dilakukan dengan mengatur inflow, elevasi, serta pelepasan air secara proporsional, termasuk untuk kebutuhan operasional pembangkit listrik tenaga air.

“Pemerintah daerah dan pemangku kepentingan diimbau mengidentifikasi potensi cekungan air tanah dan lokasi sumur bor, serta mengoptimalkan pengelolaan drainase dan konservasi air secara berkelanjutan,” kata Faisal.

Di sektor lingkungan dan kesehatan, pemerintah diminta menyiapkan respons terhadap kemungkinan memburuknya kualitas udara akibat periode kering yang berkepanjangan. Masyarakat juga diimbau menjaga sirkulasi udara, melakukan pemberantasan sarang nyamuk dan larvasidasi, serta meningkatkan kesiapan fasilitas kesehatan menghadapi penyakit yang berkaitan dengan musim hujan, termasuk demam berdarah dan penyakit akibat genangan.

BMKG juga meminta pemerintah daerah mengoptimalkan sistem drainase dan menyiapkan mekanisme evakuasi untuk menghadapi potensi banjir dan longsor ketika memasuki awal hingga puncak musim hujan.

BMKG mengimbau seluruh pemangku kepentingan menggunakan prediksi musim hujan 2026/2027 sebagai dasar peringatan dini dan penyusunan langkah antisipasi. Masyarakat juga diminta memperoleh informasi cuaca dan iklim melalui kanal resmi BMKG untuk menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi.

Gerakan Tanam Padi PM-AS, Bupati Haltim Dorong Penguatan Sektor Pertanian3 hari yang lalu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *